Suara.com - Polisi menggerebek rumah yang diduga tempat merakit senjata api di RT 03/06 Gang Haji Banteng, Jalan Ki Hajar Dewantoro, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (4/4/2018). Kawasan gang itu sudah dipasangi garis polisi untuk mensterilkan lokasi.
Warga setempat pun ramai berdatangan untuk melihat kejadian tersebut. Menurut Aswad (58), Ketua RT setempat mengatakan, polisi menggerebek rumah tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.
"Rumah ini dikontrakin, diisi sama industri sepatu,” kata Aswad.
Pemilik kontrakan tersebut diketahui bernama Rizki. Menurut Aswad, Rizki merupakan orang yang tertutup.
Polisi di lokasi mengatakan bahwa tersangka menjual ripset atau senjata paku. Saat digerebek, polisi juga menemukan benda mencurigakan yang mirip dengan bom pipa.
Sampai saat ini, polisi masih memeriksa rumah tersebut. Belum ada keterangan berapa orang yang diamankan dalam penggerebekan ini. Barang buki yang disita polisi pun belum diketahui secara lengkap. Selain polisi bersenjata, mobil gegana juga terparkir di lokasi.
Sementara itu, Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pihaknya menangkap tiga orang dalam penggerebekan itu.
“Polisi melakukan penggeledahan di sekitar lokasi dan ditemukan senjata api ilegal. Jenisnya senjata api pendek,” ungkap Harry di lokasi, Rabu (4/4/2018).
Selain senjata api, polisi juga mengamankan campuran bahan peledak dan benda mencurigakan yang bentuknya seperti bom pipa. Meski begitu, polisi masih mendalami temuan benda seperti bom pipa tersebut.
Baca Juga: Jaringan Senjata Api Ilegal di Indonesia Mirip Peredaran Narkoba
"Masih kita dalami bahan peledak itu, apakah yang diambil di TKP itu bahan peledak atau tidak,” tandasnya.
Beberapa barang bukti yang disita polisi pun saat ini dibawa oleh tim Puslabfor untuk diteliti. (Anggy Muda)
Berita Terkait
-
6 Benda Diduga Bom Pipa Ditemukan di Cipondoh Tangerang
-
73 Desa di Tangerang Tunggak Bayar Raskin, Bulog Rugi Rp2,9 M
-
Gemetar dan Menangis, Penelanjang Sejoli di Tangerang Minta Ampun
-
Putri Cantik Kerajaan Thailand Intip Penjara Tangerang, Ada Apa?
-
Dikira Disekap, Ternyata Lina Selingkuh di Tempat Kerja
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan