Suara.com - Tiara Ayu Fauzyah, model yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus kecelakaan yang dialami pengojek daring alias online bernama Nur Irfan (37), sempat marah-marah di Polda Metro Jaya.
Tiara tampak marah karena tak menyukai sejumlah pengojek online merekam dirinya memakai video ponsel.
Dalam video yang viral di media sosial, Tiara awalnya berbicara dengan seorang polisi di sampingnya.
"Bapak bisa tolong hargai saya, bisa tidak hargai saya. Bisa tidak, please bapak polisi, kenapa mesti ada kamera."
"Terus itu salah saya?" tukas polisi itu.
Tiara sempat meracau sampai ia mendengar ada pengojek yang berceletuk tangannya hampir terjepit karena sang model.
”Heh, siapa yang bilang saya kurang ajar? Saya ini sekolah, paham,” hardik Tiara. Seorang pengojek menjawab, ”Saya, kenapa?”
Pengojek lainnya mengomentari Tiara yang murka.
”Astaga, tak ada sopan-sopannya. Mbak sudah salah, ya sudah,” tukas mereka.
Baca Juga: Dua Ekor Dinosaurus Dilelang di Paris
Tiara ternyata tak mau kalah. Ia kembali menghardik.
”Saya salah, saya sudah minta maaf, tapi kenapa mesti ada kamera?”
Seorang pengojek kembali menceletuk bahwa Tiara sudah seharusnya bertanggung jawab atas perbuatannya.
Namun, Tiara ternyata tak suka. ”Diam kamu, tak usah banyak bicara,” serangnya.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra saat dikonfirmasi, Selasa (10/4/2018), mengakui Tiara sudah menjadi tersangka.
Namun, Halim belum bisa menyimpulkan kemungkinan perempuan cantik itu sedang mabuk saat mengemudikan mobil BMW berplat nomor B 799 SSN.
Berita Terkait
-
ABG Bekasi Ditembak Orang Misterius, Betisnya Tertembus Peluru
-
Siapa Tiara Ayu Fauziah, Model Seksi Penabrak Sopir Ojek Online?
-
Kasus Ujaran Kebencian, Berkas Arseto Sudah di Tangan Kejaksaan
-
Model Cantik yang Tabrak Ojek Online sampai Patah Jadi Tersangka
-
Ketua Granat Henry Yoso Bantah Anaknya Positif Narkoba
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura