Suara.com - Kesiapan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, maju sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019 mendapat apresiasi dari partai pendukung Joko Widodo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
"Ini tradisi baik, menyatakan kesedian jauh-jauh hari, sehingga rakyat punya banyak waktu untuk mengamati dan menyelidiki siapa calon pemimpin mereka," ujar Sekjen PSI Raja Juli Antoni melalui keterangan tertulisnya, Kamis (12/4/2018).
Raja Juli menyebut hanya Prabowo yang elektabilitasnya mendekati calon petahana. Sedangkan tokoh lain, berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan sejumlah lembaga, kata dia, tidak ada yang melebihi anhka 5 persen.
"Sacara elektabilitas pilihan ini juga pilihan paling realistis bagi oposisi. Di luar Pak Prabowo tidak ada seorang kandidat pun yang bisa menembus elektabilitas 5 persen," kata dia.
Tetapi Raja Juli optimis Jokowi akan memenangi pesta demokrasi tahun depan, dan menjadi presiden dua periode. Tetapi, partai koalisi pendukung Jokowi, kata Raja Juli, tetap harus mengatur strategi kampanye agar kembali menang melawan Danjen Kopassus.
"Meski kami optimis Pak Jokowi menang pada 2019 nanti, tapi kami mesti benar-benar memutar otak, mengatur strategi untuk memastikan Pak Jokowi menang," kata dia.
Ia membuat analogi pertandingan tinju apabila pada Pilpres tahun depan kembali mempertemukan Jokowi dengan Prabowo.
"Apabila Pak Prabowo maju maka 2019 adalah, kita akan menyaksikan pertandingan kelas berat," ujar Raja Juli menambahkan.
Berita Terkait
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya
-
Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat