Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan meninjau pengerjaan proyek rangkaian kereta mass rapid transit (MRT) di Depo MRT, Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (12/4/2018).
Namun tak seperti biasanya, dalam kunjungan kerjanya kali ini, Anies ditemani putra ketiganya yakni Kaisar Hakam Baswedan (12).
Kaisar merupakan adik dari Mutiara Baswedan, Mikail Azizi Baswedan, dan sebagai kakak dari Ismail Hakim Baswedan.
Saat menemani Anies meninjau rangkaian kereta MRT, Kaisar tampil formal mengenakan baju kemeja pendek bercorak menyerupai batik dan celana abu-abu.
Ia juga tampak menggunakan peralatan keamanan seperti rompi, sepatu bot dan helm proyek.
Saat tiba di kawasan Depo MRT, Kaisar terlihat serius mengamati suasana Depo MRT dan rangkaian kereta MRT yang berada di Depo MRT.
Di acara tersebut, Kaisar selalu mengikuti Anies baik saat menaiki satu rangkaian kereta MRT, maupun meninjau kabin kereta MRT yang didatangkan dari Jepang.
Saat menemani Anies berada di dalam kabin, Kaisar tampak ikut mendengarkan penjelasan Tiara Alincia Putri, masinis MRT perempuan.
Baca Juga: Kemenpora: Persija Diizinkan Pakai Pakansari Sampai Mei
Kaisar juga ikut berswafoto bersama Anies dan Tiara di dalam kabin.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menceritakan alasan dirinya membawa Kaisar ke Depo MRT.
Anies mengatakan Kaisar sedang libur sekolah lantaran ada Ujian Nasional.
"Lagi libur UN (Ujian Nasional)," ujar Anies singkat di Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (12/4/2018).
(suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat