Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) tengah membuat simulasi kecelakaan maut yang melibatkan model cantik Tiara Ayu Fauzyah. Tiara menabrak sopir ojek online sampai kakinya terputus.
Polisi masih menunggu hasil pengukuran kepecatan mobil Tiara melalui alat sceanner 3 dimensi yang digunakan dalam olah TKP di Jalan Gajah Mada, Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4/2018).
"Yang pakai alat 3 dimensi itu masih dalam proses," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra dihubungi Suara.com, Senin (16/4/2018).
Nantinya polisi akan mencocokan alat tersebut dengan keterangan Tiara dan saksi-saksi soal kecepatan mobil tersebut.
"Lalu nanti dicocokkan dengan keterangan tersangka, saksi kemudian bisa dilihat simulasinya," kata dia.
Berdasarkan hasil keterangan Tiara, kecepatan mobil mewah itu saat menambrak korban mencapai 60 kilometer/jam.
"Kalau menurut tersangka sendiri kan 60km perjam. Tapi kan harus dilihat keterangan-keterangan yang lain ada yang melihat katanya lebih cepat, makanya dicek," kata dia.
Sebelumnya, mobil BMW berplat nomor B 789 SSN yang dikemudikan Tiara menambrak driver ojol bernama Nur di perempatan Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018) malam. Akibat kecelakaan itu, Nur mengalami luka parah hingga kaki kirinya putus.
Kecelakaan itu terjadi karena Tiara terpengaruh minuman keras selepas pulang kerja di sebuah tempat karaoke di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.
Baca Juga: Tabrak Ojek Online, Model Cantik Tiara Akan Jalani Rekonstruksi
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan wanita cantik itu sebagai tersangka. Tiara dijerat Pasal 310 ayat (3) Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tabrak Ojek Online, Model Cantik Tiara Akan Jalani Rekonstruksi
-
Ukur Kecepatan Mobil Model Tiara, Polisi Siapkan Alat Khusus
-
Iba Jadi Alasan Polisi Tak Menahan Model Cantik Penabrak Ojol
-
Truk Molen Terguling Hindari Ojek Online Lawan Arah di Cideng
-
Model Cantik Penabrak Ojol Sempat Berkelit soal Kepemilikan BMW
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi