Suara.com - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Anies Baswedan menjadi nama favorit di mata publik, untuk menjadi calon wakil presiden pada pilpres 2019.
AHY—akronim beken putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono itu—difavoritkan publik sebagai cawapres bagi bakal calon petahana Joko Widodo maupun bakal calon penantangnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies bertengger pada posisi kedua sebagai cawapres ideal bagi Jokowi maupun Prabowo.
Hal tersebut merupakan kesimpulan hasil survei yang digelar Cyrus Network, dan dipublikasikan di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).
“Sebagai sosok ideal cawapres Jokowi, AHY urutan teratas. Sebanyak 25 persen dari 1.230 responden kami menyatakan AHY cocok mendampingi Jokowi. Sementara 23,4 persen lainnya mendukung Anies sebagai cawapres Jokowi,” kata Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto.
Sementara kalau keduanya dipasangkan sebagai cawapres Prabowo, 15,3 persen responden lebih memilih Anies. Sedangkan AHY hanya dipilih 14,8 persen responden.
“Dengan demikian, AHY dinilai publik lebih memunyai kekuatan menjadi cawapres baik bagi Jokowi maupun Prabowo. Ini menarik, karena persentase AHY sama-sama tinggi,baik sebagai pasangan Jokowi ataupun Prabowo,” terangnya.
Untuk diketahui, Cyrus Network mengambil 1.230 responden yang tersebar di 123 desa/keluarahan terpilih di 34 provinsi. Mereka mengklaim survei itu memunyai batas toleransi kesalahan sebesar 3 persen.
Baca Juga: Tekad Salah Menggondol Sepatu Emas Bersama Liverpool
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?