Suara.com - Polres Lhokseumawe menangkap Kepala Dinas Perindustrian Perdangangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Aceh Utara, Provinsi Aceh, berinisial F karena kedapatan menggunakan sabu.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, Kamis (19/4/2018) malam mengatakan, bahwa penangkapan terhadap pelaku yang diduga kuat menggunakan sabu-sabu tersebut dilakukan pada Senin (16/4/2018), di sebuah rumah di Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Sebelumnya pihaknya mendapat informasi dari warga bahwa di Jalan Teratai Putih Dusun III, Gampong Utun Bayi, ada beberapa orang laki-laki yang dicurigai sering menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.
Setelah menerima informasi dimaksud, polisi langsung melakukan penyelidikan dan kuat dugaan bahwa di tempat tersebut telah terjadi penyalahgunaan narkoba. Pada Senin (16/4/2018), sekitar pukul 19.00 WIB, tim mendatangi rumah dimaksud dan melihat ada dua pria di sebuah kamar yang sedang menggunakan narkotika jenis sabu.
"Langsung dilakukan penangkapan terhadap kedua pria di kamar tersebut, masing-masing berinisial MU dan FM bersama sejumlah barang bukti didepan pelaku," ucap Kapolres Lhokseumawe dikutip dari Antara.
Di antara sejumlah barang bukti seperangkat alat isap sabu yang ditemukan bersama pelaku antara lain, alat isap sabu yang terbuat dari botol plastik, satu buah kaca pirek yang didalamnya berisi narkoba jenis sabu, satu lembar plastik transparan berles merah, satu mancis yang telah dimodifikasi, dua sumbu yang terbuat dari timah rokok dan satu peniti.
"Saat ditanyakan kepada kedua pelaku, terkait sejumlah barang dan alat bukti tersebut, keduanya mengaku bahwa barang tersebut adalah milik pelaku," jelas AKBP Ari Lasta Irawan.
Akhirnya kedua pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut, bersama dengan sejumlah barang bukti tersebut dibawa ke Polres Lhokseumawe, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut terkait penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga: Dolar AS Menguat, Harga Emas Turun
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT