Suara.com - Pemprov DKI Jakarta ternyata tak hanya memajukan waktu pemberlakuan sistem ganji-genap kendaraan bermotor di kawasan Jenderal Sudirman-MH Thamrin.
Dalam rapat bersama dengan BPTJ dan Ditlantas Polda Metro Jaya, pemprov rupanya juga membahas perluasan sistem ganjil genap di sejumlah jalan protokol di Ibu kota.
"Dalam rapat di dinas perhubungan, memang membahas masalah rencana perluasan ganjil genap. Pertama masalah perluasan lokasi," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto di Polda Metro Jaya, Jumat (20/4/2018).
Menurutnya, lokasi-lokasi yang juga akan diberlakukan sistem ganjil-genap di antaranya seperti Jalan S Parman, Jakarta Barat, Jalan Gatot Subroto dan Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.
"DI Panjaitan sampai lampu lalu lintas Pancoran. Lalu di Jalan Benyamin Sueb, Jalan Rasuna Said dan Jalan arteri Pondok Indah," katanya.
Dia menambahkan, perluasan sistem ganji-genap akan diterapkan guna pelaksanaan Asian Games pada Agustus, tahun ini. Salah satu lokasi perhelatan akbar olahraga itu dilaksanakan di Jakarta.
"Ini sesaat. Hanya saat Asian Games. Tapi belum pasti. Baru dirapatkan. Tapi kalau dampaknya bagus, bisa juga (dilanjutkan)," kata Budiyanto.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, uji coba pemajuan waktu sistem ganjil-genap di kawasan Jenderal Sudirman-MH. Thamrin akan diuji cobakan pada Senin (23/4/2018), pekan depan.
"Senin kami uji coba. Kami menyambut bagaimana menurunkan beban jalan dan BPTJ sudah memperluas, kita sambut dengan baik," ujar Sandiaga di Kuningan, Jakarta, hari ini.
Baca Juga: Usia Bertambah Masih Seksi, Wulan Guritno Akui Ada yang Berubah
Usulan pemajuan jam sistem ganjil-genap datang dari BPTJ, dari sebelumnya pukul 07.00 WIB menjadi pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik