Suara.com - Kampung Aceh di Kota Batam terasa mencekam, Minggu (22/4/2018) dini hari. Puluhan anggota dari unit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang menggerebek gelandang permainan (gelper) judi di lokasi ini sekitar pukul 03.00 WIB.
Polisi menangkap 3 pelaku perjudian. Mereka adalah Ade Arfiansyah (34) warga Ruli Tembesi Pos sebagai pemain, Murni (30) yang bekerja sebagai wasit gelper warga kos-kosan Pintu 3, dan Nurbaya Sianipar (33) wasit gelper warga Jalan Semangka Blok 5.
Saat Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan masuk ke kawasan ini beberapa para pengelola gelper mematikan lokasi Kampung Aceh hingga gelap gulita.
Mereka melakukan perlawanan kepada anggota yang hendak membekuk para pemain.
"Kami masuk ke dalam, lampu jalan langsung mereka matikan dan mereka menyerang untuk menggagalkan penangkapan," ujar Andri kepada Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Minggu (22/4/2018).
Dalam pengkrebekan itu polisi menyita 1 unit mesin tembak Ikan, 1 unit chip mesin tembak ikan, 1 buah kunci mesin tembak ikan dan uang tunai sejumlah Rp250.000.
"Saat ini barang bukti sudah diamankan di Polresta Barelang," sebut Andri.
Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman Batamnews.co.id yang merupakan media jaringan Suara.com di daerah.
Baca Juga: Suami Istri Nekat Jual Bayi karena Terbelit Utang Judi
Berita Terkait
-
Suami Istri Nekat Jual Bayi karena Terbelit Utang Judi
-
Jadi Pengumpul Kupon Judi Togel, Polisi Ciduk Wanita Paruh Baya
-
Diduga Hasil Berjudi, 5 Ruko di Sawah Besar Terancam Disita
-
Lokasi Judi Pay Kyui Sawah Besar Dijaga Mata-mata Awasi Polisi
-
Bisnis Perjudian di Sawah Besar Melibatkan Puluhan Orang Tua
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung