Suara.com - Diduga hendak melakukan tawuran, puluhan pelajar ditangkap aparat Polres Serang Kota di sekitar Bunderan Ciceri, Kota Serang, Senin (23/4/2018) sore. Para pelajar ini berasal dari SMK PGRI Kota Serang, SMKN 2 Kota Serang, dan SMKN Malingping Lebak.
Di antara mereka juga terdapat sejumlah alumni dari masing-masing sekolah.
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin menyatakan bahwa penangkapan puluhan pelajar ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang mencurigai sejumlah pelajar yang berkumpul di sekitar Bunderan Ciceri. Berdasarkan informasi tersebut pihaknya langsung menerjunkan tim.
Saat didatangi, para pelajar ini kocar-kacir saat hendak ditangkap aparat keamanan.
“Kita amankan karena ada indikasi mereka hendak tawuran. Saat kita geledah dari salah satu ponsel siswa yang berisi ajakan tawuran di aplikasi WhatsApp,” ujar Kapolres.
Para pelajar ini selanjutnya didata dan menjalani pemeriksaan intensif. Kapolres menegaskan, jika memenuhi unsur pidana maka tidak segan-segan pihaknya melanjutkannya ke proses hukum sesuai peraturan berlaku.
“Maaf kita akan proses jika memenuhi unsur pidana. Karena sudah terlalu sering memberikan peringatan. Apalagi belum lama ini juga terjadi tawuran dan sudah kita tetapkan 10 tersangka dan empat orang menjadi DPO (daftar pencarian orang),” ujarnya.
Kapolres mengingatkan agar pihak sekolah dan orangtua siswa untuk melakukan berbagai langkah antisipasi mencegah aksi tawuran pelajar.
Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman Bantennews.co.id yang merupakan media jaringan Suara.com di daerah.
Baca Juga: Anak SD Purwakarta Tawuran Bawa Celurit, Kak Seto: Itu Pelarian
Berita Terkait
-
Anak SD Purwakarta Tawuran Bawa Celurit, Kak Seto: Itu Pelarian
-
Hendak Tawuran, 15 Anak SD di Purwakarta Bawa Celurit dan Golok
-
Pulang Sekolah Lewat Hutan Karet, Gadis SMA Diperkosa Petani
-
Satu Keluarga Terserempet Kereta Merak-Rangkasbitung, Ayah Tewas
-
Solihin Kubur Anak Lumpuh Otak di Pasir Berbau Kotoran Kucing
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara