Suara.com - Diduga lantaran tak kuat menahan hawa nafsunya, TN (30), warga Desa Sukamulya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) nekat memerkosa NA (17).
Akibatnya, lelaki yang berprofesi sebagai petani itu terpaksa harus menjalani hari-harinya di dalam sel tahanan setelah aparat Polsek Nibung membekuknya.
Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro mengatakan aksi bejat tersangka berlangsung, Minggu (4/3/2018) lalu. Saat itu, sebelum kejadian, korban yang masih berstatus sebagai pelajar SMA bermaksud membantu orang tuanya mengambil getah karet di kebun yang jaraknya cukup jauh dari kediaman korban.
Untuk bisa sampai di kebun, korban harus menempuhnya dengan berjalan kaki. Namun saat di tengah jalan, korban bertemu dengan pelaku.
Tanpa diduga saat itu pelaku langsung menarik tangan korban dan memaksa untuk ikut bersamanya. Namun, korban yang merasa keselamatannya terancam, korban akhirnya menepis tangan pelaku dan berupaya untuk kabur. Hanya saja, upaya korban harus sia-sia setelah pelaku berhasil mengejarnya.
"Pelaku membawa korban ke dalam hutan karet milik warga. Di sana pelaku melakukan aksi tersebut," kata Bayu, Jum'at (20/4/2018).
Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku langsung kabur meninggalkan korban di lokasi kejadian.
"Korban ditemani orangtuanya langsung melapor. Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan saat sedang berada di rumahnya," ujarnya.
Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. [Andhiko Tungga Alam]
Baca Juga: Keji, Ayah Ajak Dua Temannya Perkosa Putri Kandung
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz