Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta Korea Selatan dan Korea Utara mendukung Asian Games 2018 di Indonesia.
Hal ini disampaikan langsung Presiden Jokowi saat menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Korea untuk Republik Indonesia, Kim Chang-beom dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Rakyat Demokratik Korea untuk Republik Indonesia, An Kwang Il.
"Kita mengharapkan dukungan dari semua negara asia, dalam hal ini Korsel dan Korut untuk mendukung kesuksesan Asian Games," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin ( 30/4/2018).
Retno mengatakan berdasarkan keterangan yang disampaikan kedua dubes tersebut, mereka siap mendukung sepenuhnya pesta olahraga yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus sampai 2 September 2018.
Selain minta dukungan, Jokowi ingin Asian Games di Indonesia bisa menjadi perdamaian negara-negara di Asia.
"Presiden menyanpaikan, marilah kita gunakan perhelatan Asian Games tidak hanya perhelatan olahraga, tetapi juga perhelatan persahabatan dan perdamaian," kata dia.
Terkait kemungkinan Korsel dan Korut akan menggunakan satu bendera saat Asian Games 2018, Retno mengaku tidak tahu. Sebab, kedua dubes yang diterima Kepala Negara mengatakan akan ada pembahasan lebih jauh terkait hal tersebut.
"Akan ada tindak lanjut pembahasan mengenai masalah itu. Bagaimana mereka (Korut dan Korsel) akan tampil di dalam parade pembukaan. Bagaimana mereka akan tampil dalam olahraganya," kata Retno.
Baca Juga: Komisi V Tinjau Pembangunan "Venue" Kano Jelang Asian Games 2018"
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan