Suara.com - Kebakaran yang memakan korban jiwa terjadi di Desa Talang Kelutum Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.
Sahri (90) tewas terpanggang, setelah rumah panggung yang dihuninya dilalap si jago merah sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (30/4/2018).
Informasi yang dihimpun di lokasi, peristiwa memilukan ini bermula saat korban diketahui tengah tertidur di rumahnya.
Ujang (50), warga yang juga tetangga korban, melihat jilatan api yang terus berkobar membakar bagian belakang dan terus merambat hingga ke bagian tengah rumah berukuran 4x6 meter tersebut.
Mendapati hal tersebut, Ujang sontak berteriak meminta pertolongan warga dan segera melakukan pemadaman api.
Jauhnya lokasi menjadi kendala tim PBK untuk turun. Warga yang bahu membahu akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (1/5/2018) dinihari.
Sayangnya, saat warga mencoba menyapu puing puing kebakaran, warga menemukan korban bersama bangunan rumahnya yang hangus.
"Api cepat sekali menyebar karena angin. Kami memadamkan apinya menggunakan ember. Tapi korban sepertinya tidak tahu kalau rumahnya terbakar karena ketiduran," kata Ujang.
Saat dikonfirmasi, Kapolres OKU Selatan Ajun Komisaaris Besar Feri Harahap mengatakan, korban merupakan pemilik rumah.
Baca Juga: Duh! Kapten Persija Bersyukur Laga Lawan Perseru Diundur
"Untuk korban sendiri, telah dievakuasi dan dibawa pulang ke Desa Madura untuk dimakamkan," ujarnya.
Kapolsek Buai Sandang Aji OKU Selatan Ipda Abu Sama menegaskan, akibat peristiwa tersebut, setidaknya kerugian ditaksir mencapai Rp73 juta, mengingat ada uang Rp7 juta, emas 2 suku, kopi 100 kg, dan padi 10 karung.
"Untuk asal api sendiri, masih dalam penyelidikan kami," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat