Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melakukan inspeksi alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dan meninjau pasukan Marinir TNI Angkatan Laut, Kamis (3/5/2018). Selain itu Menhan juga memberikan pengarahan kepada para perwira di Markas Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.
Namun Ryamizard tidak mengecek fisik secara langsung alutsista di Mako Korps Marinir tersebut. Dari laporan yang ia terima, ada beberapa alutsista Korps Marinir yang usianya sudah tua dan perlu diganti, salah satunya adalah tank. Namun dia tak merinci apa saja alutsista tersebut.
"Ada tank yang tahun 1950, usia tank nya saja lebih tua dari Danko (Komandan Korps) Marinir. Ya tidak usah lagi lah (dipakai)," kata Ryamizard.
Oleh karena itu, Ryamizard menyatakan bahwa pemerintah akan memenuhi pengadaan tank-tank tua milik Korps Marinir tersebut. Menurutnya alutsista Korps Marinir harus dicukupi, tak boleh ada kekurangan.
"Alutsista diusahakan untuk dipenuhi. Kita memang tidak ada penambahan yang baru. Tetapi alutsista yang kosong harus dipenuhi, tidak boleh kosong. Semua pasti akan dipenuhi, nggak boleh tanggung-tanggung," ujar dia.
Ryamizard menambahkan, sebagai pembantu Presiden di bidang pertahanan, Menteri Pertahanan memiliki otorias tertinggi dalam mendesain dan menentukan kebijakan strategis pertahanan negara. Termasuk dalam mengontrol demokrasi terhadap kekuatan militer.
"Makanya kita harus meningkatkan kekuatan militer untuk pertahanan negara dari segala ancaman," kata dia.
Berita Terkait
-
Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir
-
Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir
-
Peluru Nyasar ke Sekolah di Gresik, Ibu Korban Diminta Tutup Mulut dan Operasi Anak Sempat Tertunda
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Tolak Perang dan 'Mati Demi Israel', Veteran Marinir AS Diseret Keluar Ruang Kongres
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia
-
Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap
-
Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia