- Menteri Pertahanan AS membantah klaim kekurangan makanan bagi awak kapal perang di Selat Hormuz sebagai berita bohong.
- Angkatan Laut AS memastikan logistik di USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli tetap aman untuk tiga puluh hari.
- Pemerintah menegaskan bahwa penghentian pengiriman paket pribadi bersifat sementara selama berlangsungnya operasi militer di wilayah tersebut.
Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat membantah keras laporan soal kekurangan makanan di kapal perang yang beroperasi di Selat Hormuz, Iran.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyebut kabar tersebut sebagai kabar Hoax yang menyesatkan.
Isu ini mencuat setelah beredar klaim dari pihak yang mengaku awak kapal, yang menyebut mereka selalu lapar akibat keterbatasan logistik.
Foto-foto jatah makan yang tak layak viral di sosial media.
Hegseth menegaskan bahwa kondisi logistik di kapal tetap aman dan terkendali.
“US Navy benar. Ini fake news. Tim saya sudah memastikan USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli memiliki persediaan makanan lebih dari 30 hari,” tulisnya di media sosial.
Dua kapal yang dimaksud adalah USS Abraham Lincoln (CVN-72) dan USS Tripoli (LHA-7) yang tengah menjalankan operasi militer di kawasan Selat Hormuz.
Keduanya menjadi bagian dari misi AS dalam operasi yang dikenal sebagai Operation Epic Fury melawan Iran.
Pihak Angkatan Laut AS juga mengeluarkan pernyataan resmi untuk membantah isu tersebut. Mereka menegaskan tidak ada kekurangan ransum maupun penurunan kualitas makanan bagi para prajurit.
Baca Juga: 2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz
“Angkatan Laut AS memiliki kemampuan logistik yang tak tertandingi untuk mendukung operasi di laut. Penyesuaian menu adalah bagian dari strategi menjaga daya tahan operasional kapal,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Selain soal makanan, Angkatan Laut juga menanggapi isu penghentian pengiriman paket pribadi ke prajurit.
AL AS juga memastikan kebijakan tersebut hanya bersifat sementara akibat operasi tempur, dan kini sudah dicabut.
Di sisi lain, kontroversi ini turut memicu sindiran dari pihak Iran.
Kedutaan Iran di Inggris bahkan melontarkan komentar bernada mengejek di media sosial terkait kondisi di kapal perang AS.
Pernyataan tersebut merujuk pada insiden lama di USS Gerald R. Ford (CVN-78), di mana masalah sistem sanitasi sempat menyebabkan antrean panjang bagi awak kapal.
Berita Terkait
-
2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz
-
Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!
-
Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz
-
Mojtaba Khamenei Ancam AS-Israel: Jangan Main-main dengan AL Iran
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026
-
Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan
-
Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final
-
Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang
-
BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain
-
5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual
-
Jangan Cuma Blokir Situs, Aktivis Pemuda Dukung Komdigi Sikat Habis Ekosistem Judol
-
Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI
-
5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda
-
Kasus Dugaan Polisi Aniaya 9 Warga, Koalisi Tanyakan Keseriusan Polda Riau