News / Metropolitan
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB
Dua Kubu Massa Beradu Argumen di Patung Kuda. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Massa pendukung pemerintah dan mahasiswa HMI melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
  • Pendukung pemerintah menuntut kelanjutan program Makan Bergizi Gratis karena dianggap bermanfaat bagi masyarakat luas dan rakyat Indonesia.
  • Kelompok mahasiswa HMI mendesak pemerintah mengevaluasi serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis dan menolak segala bentuk kapitalisasi pendidikan.

Suara.com - Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, menjadi saksi bisu pertemuan dua kelompok massa yang saling bertolak belakang pada Kamis (18/6/2026).

Kelompok pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan massa mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta secara bersamaan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Dinamika yang tercipta di lokasi tersebut menyoroti ketegangan mengenai arah kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini.

Sebagaimana pantauan di lokasi, suasana di sekitar area tersebut dipadati oleh peserta aksi yang membawa atribut masing-masing.

Pendukung program MBG dengan tegas menyatakan dukungannya agar kebijakan tersebut tetap dilanjutkan oleh pemerintah.

Hal ini tercermin jelas melalui poster yang dibawa oleh massa, di mana terdapat tulisan "MBG HARUS BERLANJUT" serta "RAKYAT BERSAMA PRABOWO".

"Kita menolak narasi-narasi pembongkaran MBG. Tidak ada urusannya dengan pendidikan. Semoga MBG benar-benar diperbaiki," pekik sang orator dari sisi lajur Medan Merdeka Selatan ke arah Monas.

Di sisi lain, massa dari HMI melancarkan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah, termasuk program MBG itu sendiri.

"MBG harus dievaluasi dan dihentikan sementara," kata sang orator dari sisi lajur Medan Merdeka Selatan ke arah Sudirman.

Baca Juga: Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!

Dua Kubu Massa Beradu Argumen di Patung Kuda. (Suara.com/Adiyoga)

Mahasiswa juga berdiri di atas mobil komando dengan spanduk besar bertuliskan: "STOP !!! KAPITALISASI PENDIDIKAN".

Adu narasi di satu kawasan yang sama ini digelar dengan pengawasan aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi.

Jalanan baik ke arah Sudirman dari Balai Kota maupun ke arah Monas dari Patung Kuda sama-sama ditutup untuk mendukung pelaksanaan aksi.

Load More