Suara.com - Aparat kepolisian telah mengecek seluruh area Gereja Santa Ana, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (14/5/2018) pagi. Pengecekan itu dilakukan guna menindaklanjuti adanya informasi ancaman teror.
"Berkaitan informasi yang belum tentu benarnya dengan ada teror di gereja di Duren Sawit. Stelah kita dapat info, kemudian Polres Jaktim komunikasi dengan Polda dan meminta bantuan tim Jihandak untuk sterilisasi. Untuk meyakinkan apakah benar kejadian itu ada pelemparan sebuah tas di dalam Gereja Ana," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.
Menurutnya, setelah dilakukan pengecekan, polisi tak menemukan adanya benda mencurigakan di area Gereja Santa Ana. Argo juga menyampaikan, sterilisasi di area Gereja Santa Ana juga melibatkan tim penjinak bom.
"Setelah dilakukan sterilisasi oleh Jibom, bahwa sudah ditelusuri seluruh ruangan kemudian di samping kiri-kanan-depan gereja tidak ditemukan barang yang mencurigakan," katanya.
Dia pun memastikan jika infomasi tentang ancaman teror itu adalah berita bohong alias hoax.
"Saya ulangi tidak betul informasi itu," katanya.
Sebelumnya, dikabarkan ada sebuah tas ransel yang tergeletak di halaman Gereja Santa Ana. Benda itu diduga dilemparkan dari sebuah mobil mini bus berwarna putih.
Berita Terkait
-
Bom Meledak, Karyawan Bank Dekat Polrestabes Surabaya Mengungsi
-
Runtutan Bom Surabaya, Gereja Dijaga Ketat dan Mulai Direnovasi
-
Ada 6 Bom Aktif, Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Sukodono
-
Terungkap Kabar Benda Mencurigakan di Gereja Katolik Santa Anna
-
Polisi: Pelemparan Tas Ransel di Gereja Santa Ana Hoax
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara