Suara.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan terdakwa Fredrich Yunadi. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Setya Novanto untuk menjadi saksi di persidangan.
Rencananya, mantan Ketua DPR tersebut akan dikonfrontir dengan sejumlah saksi lain dari rumah sakit RS Medika Permata Hijau, di antaranya dokter Alia, dokter Michael dan Hafil.
"SN akan menjadi saksi FY, dia akan dikonfrontir dengan saksi lain," kata jaksa KPK Muhammad Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Senin (21/5/2018).
Setnov sendiri sudah tiba di Gedung Pengadilan Tipikor. Hanya senyum ketika ditanya wartawan, Setnov langsung masuk ke dalam ruangan tunggu saksi.
Setnov juga didampingi oleh istrinya, Deisti Astriani Tagor yang berada diruangan tersebut.
Fredrich didakwa bersama dokter Bimanesh Sutardjo mengalangi penyidikan KPK dalam kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Keduanya didakwa merekaya hasil pemeriksaan medis terhadap Setnov usai kecelakaan tunggal.
Saat ini, Setnov sudah menjadi terpidana kasus e-KTP dan mendekam di Rutan Sukamiskin, Jawa Barat. Dia divonis 15 tahun penjara karena terbukti bersalah dalam kasus korupsi e-KTP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab