Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya genjar melaksanakan patroli. Ini untuk meminimalisir tingkat kriminalitas di Jakarta selama Ramadan.
"Biasanya berapa kali 3 sampai 4 kali dilakukan, minimal kan menghilangkan kesempatan orang untuk berbuat (aksi kriminal)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Rabu (23/5/2018).
Dia pun berharap, gelaran patroli yang dilaksanakan selama bulan puasa ini meredam aksi kejahatan di Ibu Kota.
"Kita berharap juga tidak terjadi kejadian yang signifikan, tidak terjadi, itu kita berharap juga masyarakat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan pengamanan itu," katanya.
Tren kejahatan pada Ramadan tahun lalu menurun hingga mencapai 3,5 persen. Dia pun berharap, agar keamanan di Jakarta tetap baik-baik saja selama polisi melaksanakann patroli.
"Kalau kita cek ya, data tahun lalu, Minggu pertama bulan puasa, dari data yang ada terutama kejahatan konvensional, itu menurun 3,5 persen," kata dia.
Dia juga menganggap, sejauh ini situasi keamanan Jakarta tetap kondusif memasuki minggu pertama puasa.
"Kita lihat saja ya, semuanya berjalan dengan lancar, semua berjalan dengan baik, lalu lintas, aktivitas masyarakat juga masih dilaksanakan dengan baik," kata Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi