Suara.com - Komunitas yang menamakan diri #2019GantiPresiden akan membagikan takjil atau makanan ringan berbuka puasa di berbagai tempat. Bahkan mereka akan membagikan tajil gratis di dekat Istana Merdeka dan Istana Bogor, di mana Presiden Joko Widodo berkantor dan tinggal.
Koordinator Pusat Komunitas Relawan Sadar Indonesia (KORSA) Amirullah Hidayat menjelaskan untuk tahap pertama pembagian takjil #2019GantiPresiden dilakukan di samping Masjid Meutia, Jakarta Pusat saja. Namun juga akan dilakukan di beberapa titik.
“Besok rencananya kita akan bagi-bagikan di depan Istana Presiden. Lalu puncaknya hari senin ke Istana Bogor tempat presiden tinggal,” katanya di depan Masjid Cut Meutia, Kamis (24/5/2018).
Pembagian ini rencananya akan dilakukan di 20 titik. Sekitar rumah menteri dan kantor partai-partai politik, selama 20 hari.
“Ya, ini sebagai simbolis untuk 2019 ganti presiden,” pungkas Amirullah.
Amurullah mengaku dana ini bersumber dari urunan mantan relawan Joko Widodo di masa Pilpres 2014. Mereka saat ini sudah tidak mendukungnya lagi.
“Tiap hari, dana pemberiannya tidak tentu. Kan relawannya banyak. Ribuan,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Akan Bertemu SBY, PDIP Masih Yakin Demokrat Dukung Jokowi
-
Terungkap! Video Ancaman Tembak Jokowi Dibuat di Sekolah
-
Jokowi Bagi Ratusan Sertifikat Tanah Masjid sampai Pesantren
-
Umroh, Sandiaga Akan Doakan Prabowo Jadi Presiden di 2019
-
Ancam Tembak Jokowi, Lelaki Kekar itu Ternyata Berstatus Pelajar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?