Suara.com - Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan terhadap perempuan renta berinisial J. Diduga, pelaku perampokan menggunakan benda tumpul untuk menghabisi nyawa korban.
"Dugaan sementara korban dibunuh dengan benda tumpul," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Sujanto kepada Suara.com, Minggu (27/5/2018).
Alasan polisi menduga korban tewas akibat pukulan yang menyasar di bagian kepala korban.
"Diduga (korban) dipukul di bagian dahi dan kepala," katanya.
Terkait kasus pembunuhan ini, polisi sedang mengumpulkan bukti terutama rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengungkap ciri-ciri perampok yang diduga telah membunuh korban.
"Iya ini lagi cari-cari (CCTV) kita ya," kata dia.
Sebelumnya, perempuan 70 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di Komplek Loka Permai, RT 10, RW 6 Nomor 28, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat ditemukan, jasad korban sudah berlumuran darah dengan kondisi tertelungkup di lantai.
Korban pertama kali ditemukan oleh dua saudari kandungnya berinisial H dan A sesampainya di rumah usai melaksanakan kebaktian di gereja, siang tadi.
Sejauh ini, polisi mencurigai korban dibunuh perampok. Sebab, sejumlah barang berharga milik korban seperti cincin dan jam tangan hilang.
Berita Terkait
-
Dibunuh dengan Sadis, Cincin dan Jam Tangan Nenek J Dirampok
-
Perempuan Dirampok dan Dibunuh Hingga Bersimbah Darah di Cidodol
-
Nenek Nela Dibunuh saat Tarawih, Uang buat Perbaiki Gubuknya Raib
-
GrabCar Dirampok, Penumpang Todong Golok Ancam Gorok Leher Sopir
-
Motif RV Membunuh Grace karena Dendam dengan Ibu Korban
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari