Suara.com - Seorang pemilik toko material bangunan dan bos es balok di Desa Lambur Luar Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi ditemukan keluarganya dalam keadaan tewas mengenaskan dengan luka tujuh tikaman senjata tajam pada bagian perut dan dada.
Kabupaten Tanjabtim merupakan kampung halaman keluarga besar Gubernur Jambi non-aktif, Zumi Zola yang saat ini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap. Sebelum duduk sebagai Gubernur Jambi, Zumi Zola adalah Bupati Tanjabtim.
Korban bernama Yakin alias Kicing (70) ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di lantai satu rumah toko miliknya di RT 02 Dusun Suka Negar Desa Lambur Luar pada Senin malam (28/5), kata Kapolres Tanjabtim AKBP Sitepu saat dihubungi dari Jambi, Selasa.
Untuk sementara ini korban diduga tewas ditusuk dengan senjata tajam oleh pelaku, dan hingga saat ini belum diketahui motifnya.
Dari informasi, korban pertama kali ditemukan oleh adiknya bernama Kihok alias Holan (67) yang malam itu bersama tidur di rumah toko milik Kicing bos es balok dan pemilik toke bangunan itu.
Berdasarkan keterangan dari saksi Holand yang merupakan adik korban pada Senin (28/5) sekitar pukul 18.30 WIB, saksi bersama korban sedang berada di lantai dua rumah tersebut.
Kemudian sekitar pukul 20.10 WIB, korban turun ke lantai satu bawah rumahnya dengan alasan ingin buang air kecil, tidak lama kemudian saksi Holan mendengar suara seperti ada yang terjatuh, mendengar suara tersebut saksi langsung turun ke lantai satu dan melihat korban sedang duduk di kursi kasir sambil memegangi perutnya dengan kondisi darah berceceran di sekitar korban.
Saksi kemudian berlari keluar rumah memanggil tetangga untuk meminta pertolongan dan warga berdatangan ke lokasi kejadian sedangkan korban mengeluarkan banyak darah dan akhirnya tewas di tempat kejadian dengan luka tusukan senjata tajam.
Polisi yang datang ke lokasi kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP yang dilakukan angggota satuan Reskrim Polres Tanjabtim dan Polsek Muara Sabak Timur, serta mengumpulkan keterangan saksi.
Berdasarkan keterangan dari pihak Puskesmas Desa Lambur yang melakukan visum luar diketahui korban meninggal dengan luka tusukan senjata tajam sebanyak tujuh tusukan, kata Kapolres Tanjabtim, Sitepu.
Polres Tanjabtim saat ini masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut sekaligus motif dari peristiwa itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis