News / Metropolitan
Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB
Pramono Anung di Bundaran HI, Jumat (20/3/2026) malam. [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memilih Salat Idulfitri di Balai Kota karena Presiden salat di Aceh.
  • Khatib Salat Idulfitri di Balai Kota Jakarta akan diisi oleh Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin.
  • Menteri Agama mengumumkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, berdasarkan Sidang Isbat.

Suara.com - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengaku akan melaksanakan salat Idulfitri di Balai Kota. Hal itu menyusul Presiden Prabowo Subianto yang melaksanakan salat Id di Aceh pada Lebaran tahun ini.

"Karena Bapak Presiden mengadakan Salat Id di Aceh, maka saya sebagai Gubernur Jakarta bersama dengan Pak Wagub dan juga Ketua DPRD besok akan Salat Id di halaman Balai Kota,” kata Pramono di Bundaran HI, Jumat (20/3/2026) malam.

Dalam salat Id besok, lanjut Pramono, khatib akan diisi oleh Wakil Presiden ke-13, Ma’ruf Amin.

“Rencananya Khatibnya Bapak Wakil Presiden sebelumnya, Bapak K.H. Ma'ruf Amin,” ujar Pram.

Pramono juga menyampaikan, setelah melaksanakan salat Id, dirinya bersama jajaran direncanakan langsung menggelar acara halalbihalal di Balai Kota.

“Setelah itu kami akan mengadakan acara halalbihalal di Balai Kota dan juga saya mungkin akan keliling ke beberapa tempat yang memang biasa saya lakukan,” ucap Pramono.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, secara resmi mengumumkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Sidang Isbat yang telah digelar.

Nasaruddin menjelaskan bahwa Sidang Isbat merupakan bentuk persatuan umat sekaligus ikhtiar bagi umat Islam untuk berdiskusi dalam menentukan 1 Ramadan dan 1 Syawal.

"Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk ulama, pakar astronomi, dan perwakilan organisasi masyarakat Islam, untuk mencapai mufakat," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Baca Juga: Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Dalam laporannya, Nasaruddin memaparkan data hilal terkini di seluruh Indonesia.

"Adapun data hilal saat ini di seluruh Indonesia yaitu ketinggian hilal 0 derajat 54 menit," ujarnya.

Load More