- Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memilih Salat Idulfitri di Balai Kota karena Presiden salat di Aceh.
- Khatib Salat Idulfitri di Balai Kota Jakarta akan diisi oleh Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin.
- Menteri Agama mengumumkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, berdasarkan Sidang Isbat.
Suara.com - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengaku akan melaksanakan salat Idulfitri di Balai Kota. Hal itu menyusul Presiden Prabowo Subianto yang melaksanakan salat Id di Aceh pada Lebaran tahun ini.
"Karena Bapak Presiden mengadakan Salat Id di Aceh, maka saya sebagai Gubernur Jakarta bersama dengan Pak Wagub dan juga Ketua DPRD besok akan Salat Id di halaman Balai Kota,” kata Pramono di Bundaran HI, Jumat (20/3/2026) malam.
Dalam salat Id besok, lanjut Pramono, khatib akan diisi oleh Wakil Presiden ke-13, Ma’ruf Amin.
“Rencananya Khatibnya Bapak Wakil Presiden sebelumnya, Bapak K.H. Ma'ruf Amin,” ujar Pram.
Pramono juga menyampaikan, setelah melaksanakan salat Id, dirinya bersama jajaran direncanakan langsung menggelar acara halalbihalal di Balai Kota.
“Setelah itu kami akan mengadakan acara halalbihalal di Balai Kota dan juga saya mungkin akan keliling ke beberapa tempat yang memang biasa saya lakukan,” ucap Pramono.
Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, secara resmi mengumumkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Sidang Isbat yang telah digelar.
Nasaruddin menjelaskan bahwa Sidang Isbat merupakan bentuk persatuan umat sekaligus ikhtiar bagi umat Islam untuk berdiskusi dalam menentukan 1 Ramadan dan 1 Syawal.
"Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk ulama, pakar astronomi, dan perwakilan organisasi masyarakat Islam, untuk mencapai mufakat," ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga: Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
Dalam laporannya, Nasaruddin memaparkan data hilal terkini di seluruh Indonesia.
"Adapun data hilal saat ini di seluruh Indonesia yaitu ketinggian hilal 0 derajat 54 menit," ujarnya.
Berita Terkait
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
LIVE STREAMING: Car Free Night Warnai Malam Takbiran di Jakarta
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan