Suara.com - Polisi menyelidiki coretan vandalisme di Underpass Mampang-Kuningan, Jakarta Selatan. Coretan-coretan itu dibuat dengan menggunakan pilok, setelah banyak kelompok yang melakukan Sahur On The Road (SOTR) di beberapa ruas jalan ibu kota dini hari tadi.
"Vandalisme ini memang ada keisengan-keisengan. Kalau memang kita dapati (pelakunya) pasti akan kita tegakan hukum. Walaupun itu mungkin pelakunya masih di bawah umur, kita ada prosedur untuk peradilan anak," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (3/6/2018).
Setyo mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk memberikan pengertian pada anak-anaknya. Apalagi, kata dia, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games di Jakarta dan Palembang.
"Kita sama-sama menjaga, apalagi ini menjelang Asian Games. Asian Games ini kita akan kedatangan tamu, jangan sampai fasilitas umum dirusak, dikotori," kata dia.
Menurut Setyo, sangat disayangkan kalau uang pajak masyarakat hanya digunakan untuk memperbaiki fasilitas umum yang dirusak.
"Itu adalah uang rakyat yang digunakn untuk memperbaikinya," kata Setyo.
Berita Terkait
-
Sandiaga: Pencuri Penutup Saluran Air Mampang Tidak Pancasilais
-
Anies Minta Satpol PP Cari Pelaku Vandalisme Banner Asian Games
-
Banner Asian Games Diserang Aksi Vandalisme, INASGOC Lapor Polisi
-
Polda Metro Tak Larang Warga Sahur on The Road Selama Ramadan
-
Sandiaga Minta Warga Tak Sahur On The Road saat Sahur, Tapi...
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan