Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali mendapat kecaman dan kritik setelah melakukan aksi tak terduga, yakni mencium bibir seorang perempuan dalam acara publik.
Duterte, seperti diberitakan Reuters, Senin (4/6/2018), mencium bibir seorang perempuan Filipina yang bekerja di Korea Selatan. Insiden itu sendiri terjadi ketika Duterte bertemu warga Filipina di Seoul, Korsel, Minggu (3/5).
Aksi Duterte tersebut disambut kemarahan warga dan menjadi bahan lelucon mereka. Sementara kaum feminis menilai, ciuman bibir Duterte itu adalah cara yang salah untuk meredam kritik. Duterte selama ini dikritik karena kerap melontarkan pernyataan melecehkan perempuan.
"Apakah kau ingin buku? Kalau kau ingin buku ini, kau harus mau kucium di bibir," tutur Duterte kepada perempuan tersebut.
Ketika kritik menghujam Duterte, kantor berita pemerintah Filipina belakangan memublikasikan bahwa perempuan yang dicium Duterte itu bernama Bea Kim.
Kantor berita pemerintah juga mewawancarai Bea Kim, untuk menunjukkan perempuan itu tak berkeberatan dicium Duterte di bagian bibir.
"Aku tak masalah. Untukku, maupun dia (Duterte) ciuman itu tak berarti apa-apa," tuturnya dalam sesi wawancara dengan kantor berita pemerintah.
Namun, kaum oposan menilai Duterte telah keterlaluan dan melecehkan perempuan hanya untuk membuat pemberitaan kontroversial.
"Kau tak harus mencium bibir perempuan untuk menghibur orang-orang. Hal itu adalah sakit!" tegas Joms Salvador, Sekretaris Jenderal Partai Perempuan Gabriela.
Baca Juga: Baznas Nyatakan Tak Terlibat di Gerakan Amal Ramadan Jakarta
Sejak berkuasa, Duterte dikenal kerap melontarkan pernyataan yang melecehkan perempuan. Bahkan, ia pernah melemparkan lelucon mengenai pemerkosaan.
Sebelumya, Duterte juga disoal karena memerintahkan tentaranya untuk menembak alat vital perempuan-perempuan anggota Tentara Rakyat Baru (NPA), sayap militer Partai Komunis Filipina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan