Suara.com - Petugas Pemadam Kebakaran masih berjibaku untuk mengevakuasi satu pekerja yang terperangkap di dalam Gedung Niaga di area Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2018) yang mengalami kebakaran.
Kepala Seksi Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat Syarifudin mengatkaan, penyebab kebakaran yang melanda gedung tersebut diduga karena aktivitas pengelasan.
"Kayaknya seperti itu, api pengelasan, dugaan sementara itu," kata Syarifudin kepada Suara.com.
Menurutnya, gedung Niaga belum digunakan karena proses pembangunannya belum rampung. Diduga, kebakaran bermula dari percikan api ketika para pekerja bangunan yang sedang melakukan pengelasan.
"Informasinya sedang pekerjaan, belum selesai pembangunan, lagi pengerjaan, ada pekerja di atas mungkin dari las," katanya.
Ada sebanyak 20 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Awalnya ada empat pekerja yang terjebak ketika api mulai berkobar.
Namun, petugas baru baru berhasil mengevakuasi tiga orang. Sedangkan satu pekerja masih terjebak di dalam gedung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa