Suara.com - Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Tasdi dipecat dan tak diberi bantuan hukum oleh partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, setelah terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (4/6/2018).
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan. Ia mengatakan, kebijakan tersebut berlaku sejak dua tahun terakhir, di mana anggota PDIP yang terbukti korupsi langsung dipecat dan tidak mendapat bantuan hukum.
"Pertama pemecatan seketika dan kedua tidak diberi bantuan hukum, karena kami percaya kalau OTT itu kan KPK sudah cukup dua alat bukti yang dimiliki," kata Trimedya di DPR, Jakarta, Rabu (6/6/2018).
Selain itu, PDIP juga memercayai setiap orang yang terjaring OTT oleh KPK sulit untuk bisa lolos dari jeratan lembaga antirasywah itu.
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, kasus Tasdi juga menjadi peringatan kepada semua kader agar tidak tergoda korupsi.
"Kami terus menerus mengingatkan hal itu kepada seluruh kawan-kawan di daerah, termasuk Ketua Umum Megawati Soekarnoputri juga memberikan peringatan tersebut," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan