Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Aboebakar Alhabsyi, mengkritik humas yang sekaligus juru bicara KPK, Febri Diansyah atas pernyataannya ke media mengenai kedikhadiran Ketua DPR, Bambang Soesatyo dalam pemanggilan saksi pada kasus korupsi E-KTP.
Menurut Aboebakar, Febri sudah kebablasan dalam mendudukkan posisinya selama ini karena terlalu jauh masuk ke ranah penyidikan.
“Seharusnya, humas KPK menjalankan tugasnya secara proporsional, tidak perlu masuk ke ranah penyidikan,” kata Habib Aboebakar di DPR, Jakarta, Rabu (6/6/2018).
Ia menjelaskan, dalam hukum acara panggilan untuk saksi bisa dilakukan tiga kali, jadi tidak perlu memberikan reaksi berlebih jika saksi terkait tidak bisa hadir pada panggilan pertama.
“Sebagai humas, seharusnya Febri memberikan edukasi kepada publik tentang bagaimana hukum acara yang berlaku. Dan, jika memang ada kesempatan pemanggilan sampai tiga kali, ya disampaikan saja apa adanya. Jangan seolah-olah orang sudah dihakimi lantaran tidak datang pada panggilan pertama,” tutur Aboebakar.
Ia menegaskan bahwa hukum acara di Indonesia masih sama seperti biasanya dan tak ada yang berubah.
“Jadi, sebaiknya dihormati proses pemanggilan sebagaimana aturan main yang belaku,” ujar Aboebakar.
Bambang sebelumnya dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi E-KTP atas tersangka Irvanto Hendra, dan Pambudi Cahyo, serta Made Oka Masagung, Senin (4/6/2018).
Namun, dengan alasan banyaknya agenda yang sudah terjadwalkan lebih awal yang mesti ia hadiri, maka politikus Partai Golkar itu meminta KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan dirinya.
Baca Juga: Rizieq Mau Koalisi Gerindra, PAN, PKS, PBB Cepat Dukung Prabowo
Menanggapi permintaan dan ketidak hadiran Bambang, Febri selaku jubir KPK mengatakan, pihaknya periksa kepatutan alasan ketidakhadiran Bambang terlebih dahulu. Febri juga melontarkan pernyataan, mestinya Bambang memberikan contoh yang baik kepada publik dengan hadir di setiap pemanggilan penyidik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno