Suara.com - Kala pelariannya di luar negeri yang hampir memasuki dua kali Hari Raya Idul Fitri, muncul kabar status kasus chat pornografi yang telah mentersangkakan Rizieq Shihab telah dihentikan polisi. Status Riziaq saat ini sebagai buronan.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Kabar kasus chat porno telah dihentikan polisi pertama kali disampaikan penasehat hukum Rizieq, Kapitra Ampera.Kombes Argo Yuwono pun belum bisa membenarkan jika polisi telah menghentikan kasus chat mesum tersebut. Sebab, kata dia, sejauh ini belum ada informasi resmi dari penyidik jika kasus pentolan Front Pembela Islam itu telah dihentikan.
"Jadi soal info SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) kasus HRS (Habib Rizieq Shihab) sampai sekarang belum dapat info pasti dari penyidik," kata Argo ketika dikonfirmasi, Rabu (6/6/2018).
Perihal mencuatnya kabar SP3 ini, Argo pun mengaku akan menanyakan kepada penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya termasuk soal perkembangan penyidikan kasus ini.
"Nanti saya coba tanya penyidik sejauh mana dan sampai di mana kasus ini,” katanya.
Kabar kasus chat porno telah dihentikan polisi pertama kali disampaikan penasehat hukum Rizieq, Kapitra Ampera.
Kasus chat (porno) sudah diSP3 Polri," kata Kapitra kepada wartawan melalui pesan elektronik Whatsapp.
Kapitra bahkan mengklaim jika penghentian kasus chat mesum yang ditangani Polda Metro Jaya itu sudah dilakukan sejak empat bulan lalu.
"Sebenarnya sudah lama sekitar Februari (2018). Tapi resmi (akan) diumumkan hari ini," ucapnya
Untuk diketahui, polisi telah menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka dalam kasus pornografi di media sosial yang beredar melalui situs baladacintarizieq.com.
Pasca ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tersebut, Rizieq diketahui pergi ke Arab Saudi dan tak kunjung pulang ke Indonesia hingga saat ini. Terkait pelariannya ke luar negeri itu, polisi telah menetapkan status Rizieq sebagai buronan setalah namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara