Suara.com - Polres Jayapura akan fokus melakukan pemantauan terhadap kenaikan harga bahan pokok makanan dan bencana alam jelang Idul Fitri di Kabupaten Jayapura.
"Kami akan fokus untuk memonitor ini kenaikan harga bahan pangan. Pengalaman tahun 2017 sudah cukup berhasil, sehingga kita harapkan di tahun 2018 untuk harga pangan di Kabupaten Jayapura kita akan melakukan operasi pasar dan monitoring secara sigap di lokasi-lokasi penjualan bapok," ungkap Kapolres Jayapura AKBP Victor Makbon usai apel siaga gabungan persiapan pengamanan hari raya Idul Fitri di Polres Jayapura, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (6/6/2018).
Diakui Victor, untuk bencana alam juga menjadi atensi khusus. Karena banyak lokasi yang sudah longsor di wilayah hukumnya seperti yang ada di daerah Asei Kecil.
"Kita juga sudah minta PU untuk mempercepat jalur ini supaya bisa digunakan oleh masyarakat yang menggunakan kendaraan dari Sentani-Waena begitupun sebaliknya," tambahnya.
Jelang Lebaran, Polres Jayapura juga akan melakukan pencegahan terhadap terorisme. Meski di Papua belum ada indikasi.
"Kami akan tetap memperkuat pengamanan. Sehingga bisa dilakukan pencegahan lebih dini," akunyam
Selain itu,ketertiban dan angka kecelakaan juga menjadi atensi dari kepolisian untuk melakukan pencegahan-pencegahan sejak dini, sehingga di bulan suci ini angka kecelakaan yang terjadi di masyarakat bisa diminimalisir.
"Jadi semua ini kami akan berkoordinasi dengan semua elemen masyarakat, untuk bersama-sama membantu tugas dari kepolisian dan TNI, untuk menjaga keamanan dan memberikan raya aman dan nyaman bagi warga masyarakat di masa libur lebaran nantinya," jelasnya.
Sementara itu personil gabungan yang akan terlibat dalam pengamanan ini berjumlah kurang lebih 120 orang yang tergabung dari unsur TNI-POLRI, Satpol PP Kabupaten Jayapura, SAR Jayapura, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura. (Lidya Salmah)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat