Suara.com - Kementrian Perhubungan resmi buka posko selama mudik lebaran 2018. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementrian Perhubungan Bambang Prihartono mengatakan posko tersebut mulai resmi dibuka, Kamis (7/6/2018).
Bambang menyebut posko mudik bekerja secara penuh, 24 jam sehari, 7 kali dalam sepekan. Dirinya menambahakan di posko tersebut pihaknya dapat melakukan monitor arus kendaraan saat mudik dan arus mudik lebaran.
"Ini juga menunjukan bahwa pemerintah telah melakukan sinergi antara Kemenhub, PUPR, Jasa Marga dan Korlantas Polri, kata Bambang di Gedung Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat No.9, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).
Tim Posko Mudik itu mulai hari ini sudah berada di lapangan. Dirinya menyebut mudik tahun ini menjadi tantangan sendiri, yaitu membangun ketertiban masyarakat saat arus mudik dan arus balik lebaran.
"Karena menurut kami kebijakan publik saja tidak cukup, meskipun Kemenhub, PUPR, Korlantas saling sinergi. Tapi jika tidak didukung oleh masyarakat hasilnya tidak akan maksimal," jelasnya.
Bambang mengatakan indikator kesuksesan mudik lebaran tahun lalu bukan karena pemerintah sudah melakukan sinergi dengan baik. Dirinya menambahkan indikator tersebut karena masyarakat mau mengerti, disiplin, dan mau diatur pemerintah melalui petugas yang berada di lapangan.
"Sehingga, jujur saja, kesuksesan tahun lalu bisa jadi beban berat buat kami. Karena kalau tahun ini tidak sukses, berarti kami terjadi penurunan. Tahun ini harus sukses," tambah Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat