Suara.com - Menjelang perayaan Idul Fitri pada 1 Syawal 1439 Hijriah, Juni 2018, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku sudah mendapat banyak parsel.
Sandiaga menuturkan, dirinya sudah sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melaporkan parsel tersebut.
"Parsel sudah banyak. Jadi karena kami (Pemprov) berkoordinasi dengan KPK, parsel-parsel tersebut difoto dan dilaporkan," ujar Sandiaga di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/6/2018).
Sandiaga mengakan, untuk makanan yang mudah membusuk, dirinya sudah membagikannya ke masjid-masjid.
Sementara untuk makanan yang waktu kedaluarsanya masih lama, Sandiaga mengakui bakal menunggu petunjuk lebih lanjut dari KPK.
"Untuk makanan yang cepat busuk, segera dibagikan. Jadi kami bagikan ke beberapa masjid. Untuk makanan yang tanggal kedaluarsanya agak lama, nanti menunggu arahan KPK, apakah itu bisa dibagi-bagi juga kepada kaum yatim dan duafa, atau ada arahan lain," tuturnya.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengakui, mendapat banyak bingkisan parsel dari rekan bisnisnya saat menjadi pengusaha.
"Sejak dulu, saat masih menjadi penguasaha, banyak banget dikirim parsel menjelang lebaran. Sekarang pun mereka masih mengirim, karena tak tahu peraturan dari KPK. Tapi ya sekarang kan tak bisa lagi menerima parsel,” tandasnya.
Baca Juga: Ulil Abshar Abdalla: Keraslah pada Diri Sendiri, Bukan Orang Lain
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru