Suara.com - Gereja Katedral Jakarta atau resminya bernama Gereja Santa Maria Pelindung Diangkat ke Surga, menyediakan lahan parkir untuk umat Islam yang menunaikan ibadah salat Idul Fitri Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah.
Penuhnya lahan parkir di lingkungan Masjid Istiqlal membuat pihak Gereja Katedral Jakarta turut menyediakan lahan parkir tambahan, seperti Lebaran di tahun-tahun sebelumnya.
Ratusan umat yang kehabisan tempat parkir di Masjid Istiqlal pun memarkir kendaraannya di Gereja Katedral Jakata mulai pukul 06.00 WIB.
"Sudah ada dua ratusan motor yang masuk, dan bila bagian depan sudah penuh, parkir belakang gereja juga bisa digunakan," jelas Joni Kawuwung, salah satu petugas keamanan Gereja Katedral Jakarta kepada Suara.com, Jumat (15/06/2018).
Joni menjelaskan bahwa pihak Gereja Katedral Jakarta menurunkan tujuh petugas untuk mengatur parkiran agar terlihat rapi. Tujuh petugas disebar di beberapa titik di dalam lahan parkir gereja untuk mengatur kendaraan yang keluar masuk.
Bagi petugas keamanan ini, berbagi lahan parkir antara Masjid Istiqlal dan Gereja Kathedral bukan baru sekali terjadi. Pihak gerejanya senantiasa menyediakan akses parkir bagi para umat Muslim, begitu pun sebaliknya.
"Sudah biasa, kalau ada hari raya umat Islam seperti Idul Fitri, Gereja Katedral selalu menyiapkan lahan parkirnya," tandas Joni. "Dan saat Natal tiba, kita pun dibolehkan parkir di sana."
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?