Suara.com - Ratusan warga mengantre di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018). Mereka rela berdesak-desakan demi bisa bertemu Jusuf Kalla.
Para warga sudah mulai mengatre dari pukul 15.00 WIB. Antrena tersebut sempat mengular hingga 1 km.
Usai bertemu dengan JK, beberapa warga sempat menyampaikan kekecewaannya karena tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Yang mereka peroleh hanya mendapatkan bingkisan yang berisikan nasi kotak dan kotak makanan berisi roti.
"Kita dikasih Rp 20 ribu aja sudah seneng. Kan cape sudah jauh-jauh terus antre masa dapet ini aja. Ini nasinya juga nasi bungkus biasa dibuat bagus aja dikotakin," kata Iyan Sofiyan (50), warga kota Bandung di depan rumah dinas JK, Jumat (15/6/2018).
Ia membandingkan dengan open house tertutup yang digelar di hari yang sama oleh ketua PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Di sana, ia dapat mencicipi makanan enak serta THR sebesar Rp 20 ribu.
"Bu Meganya gak ada, bu Mega 20 (ribu), makanannya enak," katanya.
Selain Iyan, terdapat beberapa Ibu-Ibu yang kecewa dengan bingkisan yang diperolehnya, padahal mereka sudah mengantre cukup lama.
"Isinya kaya begini doang. Ada amplopnya tapi ucapan selamat doang," celoteh seorang Ibu yang enggan menyebutkan namanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok