Suara.com - Sejak pukul 12.00 WIB siang tadi Tol Cikampek, Jawa Barat mulai mmberlakukan kontra flow di musim arus balik Lebaran. contra flow mulai dari kilometer 65 sampai kilometer 29.
Kepala Gerbang Tol Cikarang Utama Ahmad Zamzuri mengatakan contra flow tersebut sudah mulai diberlakukan dengan tujuan untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan yang masuk ke Jakarta di gerbang Tol Cikarang Utama.
"Dari sekitar pukul 12.00 WIB, pelan-pelan kami sudah mulai melakukan contra flow, mulai dari kilometer 65 sampai kilometer 29," kata Ahmad di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, Selasa (19/6/2018).
Contra flow itu diberlakukan semata-mata untuk menjaga supaya arus lalu lintas menuju Jakarta tetap lancar. Dia mengakui pihaknya masih belum dapat menentukan berapa lama contra flow tersebut akan diberlakukan, karena tergantung situasi lalu lintas di lapangan.
"Sekarang ini kan lancar. Supaya bisa terus lancar, maka dilakukan contra flow," ujar Ahmad.
"Kami belum tahu sampai jam berapa contra flow itu akan diberlakukan. Tergantung seperti apa kondisi lalu lintas dan jumlah kendaraan yang masuk," tutur Ahmad.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di Gerbang Tol Cikarang Utama sejak pukul 12.00 hingga pukul 14.00 WIB masih lancar.
Tidak terjadi penumpukan kendaraan atau kemacetan arus lalu lintas menuju ke Jakarta. Petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya juga terlihat masih siap siaga di pos yang berada di sekitar gerbang tol tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender