Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambangi Terminal Kampung Rambutan, Rabu (19/6/2018). Kedatangannya ke terminal di Jakarta Timur itu untuk meninjau kondisi dan persiapan menyambut arus balik ke Jakarta.
Setibanya di terminal, Budi langsung bersalaman dengan sejumlah penumpang yang tengah menunggu bus. Dia juga sempat berbincang dengan para penumpang yang dijumpainya.
Setelah itu, Budi beranjak menuju loket penjualan tiket bus. Dari perbincangan dengan petugas penjual tiket, hal yang paling sering ditanyakan Budi adalah terkait harga tiket yang dijual.
"Kalau tiket ke Palembang sekarang berapa Pak, saat lebaran ini?," tanya Budi Karya kepada petugas penjual tiket bus.
"Kalau sekarang bisa sampai Rp 500 ribu pak. Kalau hari biasa, biasanya Rp 350 ribu," jawab petugas penjual tiket bus.
Setelah menanyakan harga tiket, Budi kembali berbincang dengan calon penumpang bus. Sebelum mengakhiri perbincangannya itu, Budi menyempatkan untuk membagikan nasi kotak.
"Ini untuk makan siang ya pak, saya hanya bisa kasih nasi, semoga selamat sampai tujuan," tutup Budi.
Hingga Selasa hari ini, situasi di Terminal Kampung Rambutan tampak sangat ramai. Sebab, tidak hanya penumpang yang kembali dari libur Lebaran, tetapi juga masih banyak penumpang yang baru pergi mudik. Kebanyakan dari mereka yang baru mudik adalah tujuan Tasik, Sumatera, dan beberapa ke daerah Jawa.
Baca Juga: Skuat Tunisia Lantunkan Al-Fatihah Sebelum Laga Kontra Inggris
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?