Suara.com - Lalu lintas di jalanan Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, ramai disorot setelah muncul kisah unik yang viral di media sosial.
Satu foto yang menunjukkan boneka menyeramkan di tengah pertigaan Cepoko, Kecamatan Gunungpati itu menyebar di media sosial, dan ramai dibicarakan warga dunia maya.
Kisah unik terkait lalu lintas di Kota Semarang itu, kali pertama dicuatkan pengguna akun Instagram @wayang_ardjona, yang dikutip Semarangpos—jaringan Suara.com, Kamis (21/6/2018).
Ia mengunggah foto boneka menyeramkan di tengah pertigaan Cepoko, Gunungpati.
"Jika malam bisa membuat kaget di pertigaan Cepoko, Gunungpati," tulisnya sebagai keterangan foto.
Berdasarkan foto yang diunggah, tampak boneka tanpa tangan dan kaki berdiri di atas tong. Wajah pucat dan rambut panjang pada boneka tersebut semakin menambah kesan seram.
Foto tersebut kemudian diunggah ulang di akun Instagram @aslisemarang, dan langsung mendapatkan ribuan komentar. Tak sedikit yang menilai boneka tersebut memang menyeramkan.
"Beruntung kemarin tak lewat sini," ungkap pengguna akun Instagram @satrialugas.
"Tanpa patung saja sudah seram, ini malah ditambah patung," tulis pengguna akun Instagram @ririsrahmakeup_.
Baca Juga: Polisi Ungkap Bahasa Tubuh Aman Abdurrahman Mengundang Aksi Teror
Selain itu, warganet mempertanyakan maksud di balik pemasangan boneka, yang justru dianggap telah mengganggu pengguna jalan di salah satu pertigaan di Gunungpati tersebut. Apalagi pada masa arus mudik dan kekinian balik Idul Fitri 1439 Hijriah.
Namun demikian, sebagian warganet menjelaskan, pemasangan boneka menyeramkan di tengah lalu lintas di salah satu kawasan Kota Semarang itu memiliki tujuan baik, yakni mencegah pengguna jalan mengebut.
"Ini sebenarnya memang ampuh buat yang suka kebut-kebutan. Karena TKP di situ tepat di pertigaan. Intinya agar tetap jaga kecepatan. Tapi jika tak paham pasti terkejut," beber pengguna akun Instagram @leoanakrimba.
Berita ini kali pertama diterbitkan semarangpos.com dengan judul “Awas! Ada Boneka Seram di Pertigaan Gunungpati Semarang”
Berita Terkait
-
Cagub dan Wagub Jateng Sudirman Said - Ida Dituduh Selingkuh
-
Presiden Jokowi Ulang Tahun ke - 57, Dapat Kado Apa dari Istri?
-
Survei Indo Barometer: Ganjar Pranowo Jauh Ungguli Sudirman Said
-
Silau Kesuksesan Orang Lain, Ahmad Siap Mengadu Nasib di Jakarta
-
Arus Balik Stasiun Senen Ramai, 22.731 Orang Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara