Suara.com - Sebuah karangan bunga terpampang di Balai Kota Jakarta. Rata-rata karangan bunga tertulis ucapan selamat hari raya Idulfitri atau Lebaran. Namun ada satu karangan bunga yang cukup aneh dibanding lainnya.
Pengirim karangan bunga tersebut juga tidak jelas dari siapa. Di dalam tulisan karangan bunga itu hanya tertera nama Simata Rakyat dalam kolom ucapan paling bawah yang biasa disediakan sebagai kolom nama si pengirim.
Di karangan bunga tersebut itu pula terdapat tulisan ucapan Minal Aidin Walfaidzin lalu diteruskan dengan kalimat "Gabener dan Wagabener, Ayo Kerja Kerja Kerja. Buktikan Apakah Bisa Kerja Buat Jakarta Lebih Baik? Kami Tunggu,".
Seorang petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) yang bertugas mengatakan, karangan bunga dengan latar merah dan biru itu dikirim langsung dari tempat pengirim karangan bunganya. Namun ia mengaku tidak tahu pasti siapa pengirim tersebut.
"Sampainya kurang lebih pukul sebelas tadi. Gak tau dari siapa, gak ada namanya. Tapi dikirim langsung dari tempat pemesanan karangan bunga itu," ujar seorang Pamdal di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018).
Saat ini karangan bunga tersebut diletakkan di halaman samping pendopo Balaikota berjajar dengan tujuh karangan bunga ucapan Lebaran serta ucapan HUT Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik