Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat tamu istimewa dari beberapa negara yang tergabung dalam Uni Eropa di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Mustafa Kamal mengatakan, pertemuan tersebut sudah melalui komunikasi yang panjang.
Ia menjelaskan, sebelumnya PKS sudah menerima terlebih dahulu duta besar dari Inggris dan Belanda. Kemudian negara-negara Uni Eropa ingin hadir secara lengkap pada Selasa hari ini.
"Dan kali ini mereka ingin hadir lengkap meskipun kelihatannya tidak jadi. Sehingga total yang hadir 14 negara dari total 23 negara sedianya hadir," kata Mustafa.
Pertemuan PKS dengan negara Uni Eropa sebagai ajang silaturahmi dengan warga dunia internasional. Dirinya juga menyebut PKS mendapat penerimaan dari kalangan dunia internasional.
"Hari ini alhamdulillah justru negara Uni Eropa yang datang ke tempat kami. kita juga bertanya apakah harus di sini atau tempat yang netral," ujar dia.
Terkait momentum Pilkada 2018 yang hanya tinggal satu hari. Mustafa mengaku belum mengetahui apakah negara-negara Uni Eropa akan mendalami hal tersebut.
"Ini momentum sehari menjelang Pilkada kita juga tidak tahu makna yang akan dikejar, dicari atau diperdalam oleh mitra internasional dari Eropa. Apakah negeri Eropa juga akan mengkonfirmasi untuk Pilkada yang akan berlangsung besok," imbuh Mustafa.
Baca Juga: Waspada, Ribuan Petugas KPPS Terindikasi Tak Netral Saat Pilkada
Berita Terkait
-
Waspada, Ribuan Petugas KPPS Terindikasi Tak Netral Saat Pilkada
-
Bawaslu Patroli 24 Jam ke Daerah Selama Pilkada Serentak 2018
-
Kasus Pencemaran Nama Fahri Hamzah vs Sohibul Jalan Terus
-
Fahri Batal Cabut Laporan, Kasus Presiden PKS Berlanjut?
-
Diduga Sandera 6 Perempuan di Hotel, 4 Anggota DPRD Dipolisikan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba