Suara.com - Polres Musirawas menangkap Salim (56) dan Eky Efriansyah (26), keduanya ayak dan anak, yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Hendra Saputra (20), tetangga mereka sendiri.
Ayah dan anaknya itu mendekam di sel tahanan Polres Musirawas, setelah polisi berhasil membongkar kasus penemuan jasad yang membusuk di tepian sungai Kebun Ameng area PT SAP Desa Ketapat Bening Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan (20/6/2018) lalu.
Setelah ditemukan, petugas langsung melakukan penyelidikan dan mencari pelaku pembunuhan terhadap korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui kedua tersangka merupakan tetangga korban sendiri, sehingga petugas langsung melakukan penangkapan terhadap Salim dan Eky.
Kapolres Musirawas Ajun Komisaris Besar Bayu Dewantoro mengatakan, berdasarkan pemeriksaan beberapa saksi diketahui kedua tersangka sempat pergi bersama korban menuju sebuah pondok yang tak jauh dari lokasi kejadian.
“Kedua tersangka sempat melarikan diri seusai melakukan aksinya. Setelah diketahui tempat persembunyiannya, kami langsung melakukan penangkapan,” kata Bayu, Selasa (26/8/2018).
Bayu menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka, mereka tega menghabisi nyawa Hendra dikarenakan korban sempat memarahi Efriansyah akibat kehilangan tabung gas.
“Karena kedua tersangka tak terima dimarahi, akhirnya merencanakan untuk menghabisi nyawa korban. Korban tewas dengan mengalami luka tusuk,” pungkasnya.
Atas perbuatannya, Salim dan Eky dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [Andhiko Tungga Alam]
Baca Juga: Mobil Terhalang, Perwira Polisi Pukul 7 Anak Buah Pakai Topi Baja
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026