Suara.com - Seorang anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Garut tiba-tiba ambruk dan dinyatakan meninggal dunia, saat melaksanakan tugas menjaga Tempat Pemungutan Suara Pilkada Jawa Barat dan Pilkada Kabupaten Garut, Rabu (27/6/2018).
Anggota Linmas tersebut diketahui bernama Engkin (60), yang mendapatkan tugas menjaga TPS 06 Desa Babakanloa, Kecamatan Pangatikan, Garut.
Rekan Engkin sesama anggota Linmas, Wawan mengatakan, rekannya tiba-tiba terjatuh kemudian tidak sadarkan diri, padahal sebelumnya tampak terlihat sehat.
"Saat sedang jaga, tiba-tiba ambruk dan tak sadarkan diri sehingga membuat kaget semua yang ada di TPS," ujarnya seperti diberitakan Antara.
Kepala Polsek Wanaraja Komisaris Tommy Widodo Arief membenarkan adanya anggota hansip (pertahanan sipil) yang meninggal dunia, saat melaksanakan tugas menjaga TPS di wilayah Kecamatan Pangatikan.
Sejumlah anggota Linmas dan warga lainnya, kata Tommy, berusaha membawa korban untuk dilakukan pemeriksaan medis, hingga akhirnya korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Sempat diperiksa petugas medis, ternyata korban sudah meninggal dunia," ujarnya.
Penyebab kematian korban belum dapat diketahui secara pasti. Tetapi dugaan sementara karena serangan jantung, dan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat kesehatan tidak boleh terlalu lelah.
Baca Juga: Akui Kalah, Dedi Mulyadi Ucapkan Selamat ke Ridwan Kamil
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar