Suara.com - Dampak erupsi Gunung Agung di Bali benar-benar membuat bingung sejumlah wisatawan yang akan terbang pulang ke negaranya masing-masing. Ini dialami serombongan mahasiswa asal Malaysia di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Rombongan mahasiswa dari Internasional Islamic University Malaysia terpaksa menginap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai karena kehabisan bekal saat akan pulang ke negeri tetangga itu. Mereka menginap setelah sebelumnya ratusan penerbangan ditutup hingga 16 jam ke depan akibat dampak erupsi Gunung Agung sejak dua hari terakhir.
Mahasiswa Malaysia yang berwisata di Bali, Zaid mengatakan, terpaksa bertahan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai karena uang yang dimiliki saat ini sudah menipis.
Zaid bersama tujuh orang temannya ini tidur beralasakan kain sarung di lantai dua Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai.
"Seharusnya kami berangkat kemarin sore sekitar pukul 16.00 WITA menggunakan Air Asia. Tapi batal terbang katanya akibat ada abu vulkanik. Gunung di Bali ada yang meletus," kata Zaid di Bandara Ngurah Rai, Badung, Jumat (29/6/2018).
Dia mengaku, tahu bandara ditutup dari pihak maskpai penerbangan. Meskipun begitu dia tidak mendapatkan fasilitas apapun dari maskapai maupun bandara.
"Rencana kita menunggu saja di bandara. Tidak ada rencana balik ke hotel karena uang kita sudah menipis," kata Zaid yang mengaku berlibur di Bali selama lima hari ini.
Dari pantauan Suara.com di Bandara I Gusti Ngurah Rai, terlihat sejumlah wisatawan memilih menunggu di area bandara. Ada yang tiduran, duduk di restoran dan makan. Ada juga yang antre untuk membuat jadwal ulang penerbangan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebelumnya sudah mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) tertanggal 29 Juni 2018 yang ditujukan kepada seluruh maskapai dan bandar udara di dunia terkait penutupan kegiatan operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dikarenakan dampak debu vulkanik (volcanic ash) erupsi Gunung Agung.
Baca Juga: Jargon Baru Syahrini Ada di Film Bodyguard Ugal-ugalan, Apa Itu?
Penutupan Bandara Ngurah Rai dijadwalkan mulai Jumat (29/6/2018) hari ini pukul 03.00 WITA hingga pukul 19.00 WITA.
Untuk pembaharuan informasi perkembangan kondisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, masyarakat diharapkan menghubungi hotline (0361) 9351011 ext. 5055, call center PT. Angkasa Pura I (Persero) di 172.
Untuk dapat memantau akun social media Twitter di @AngkasaPura172 dan @baliairports serta akun Instagram di @ngurahraiairport. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara