Suara.com - Sutisna alias Entus, Ketua RW 2 di Kampung Cibangke, Desa Caringin, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten tewas karena salah minum.
Ia tewas karena meminum sebotol cairan potasium yang dikiranya air mineral, ketika kelelahan seusai kerja bakti di lingkungan, Minggu (1/7/2018).
Lelaki berusia 40 tahun ini langsung tewas setelah meminum air keras yang biasa digunakan untuk meracun ikan tersebut.
Kisah tragis itu berawal ketika korban tengah melakukan kerja bakti di Kampung Cibangke bersama sejumlah warga.
Lantaran kelelahan dan haus, ia meminta sebotol air mineral kepada salah satu warga. Warga langsung memberikan sebotol air kepada Sutisna yang lantas meminumnya.
Warga yang dititipkan botol berisikan racun potasium tersebut, tidak menyangka Sutisna akan menenggak isi botol.
Warga yang melihat kejadian itu langsung membawanya ke RSUD Balaraja, namun nyawa Sutisna tidak tertolong tim medis.
"Tiba tiba saja jatuh kejang dan langsung kami bawa kerumah sakit," kata Ahmad salah seorang warga setempat.
Petugas RSUD Balaraja, Adam, mengatakan korban datang ke rumah sakit dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Baca Juga: Harga BBM Terbaru: Pertamina Naikkan Harga Pertamax
"Jenazah korban tiba di rumah sakit pukul 11.30 WIB dan sudah tidak bernyawa. Saat ini sudah dibawa keluarga untuk segera disemayamkan," ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Cisoka Ajun Komisaris Osman Sigalingging mengatakan, pihaknya belum menerima laporan dari warga. Namun pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi TKP.
"Saya sudah perintahkan anggota untuk cek ke TKP, dan anggota sekarang sudah meluncur ke lokasi," tutupnya. [Anggy Muda]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?