Suara.com - Anggota Brimob Bharada RRG dilaporkan terluka saat baku tembak dengan kelompok kriminal sipil bersenjata di Kenyam, Kabupaten Nduga, Rabu (4/7/2018).
Aksi tembak-menembak antara anggota Brimob dan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKBS) yang dipimpin Egianus Nigiri itu terjadi sekitar pukul 14.22 WIT di sekitar Kali Kenyam.
Tepatnya di belakang ruko milik almarhum Hendrik Kola (38) yang tewas ditembak dan dianiaya oleh KKBS bersama istri Margareta Pali (28) dan mencederai anaknya, Arjuna, Senin (25/6/2018).
Korban Bharada RRG terkena tembakan di bagian paha. Korban langsung dievakuasi ke puskesmas. Pada hari Kamis, korban sudah dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, termasuk Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Kamal. Meski Antara sudah menghubunginya, tidak mengangkat maupun membalas pesan singkat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!
-
Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok