Suara.com - Puluhan Warga Jepara Keracunan Usai Santap Hidangan Pesta Nikah
Puluhan warga Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi makanan yang disajikan pada acara pernikahan salah satu warga desa setempat. Akibat keracunan massal tersebut, puluhan warga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Menurut Kapolsek Jepara Kota, AKP Mahendra di Jepara, Sabtu, peristiwa dugaan keracunan massal tersebut berawal ketika salah seorang warga Kelurahan Demaan menggelar pesta pernikahan di gedung Ali Purnomo BBPBAP Jepara pada Kamis (5/7/2018).
Selanjutnya, pada Jumat (6/7/2018) malam mulai muncul keluhan dari sejumlah warga yang hadir pada acara resepsi pernikahan itu. Oleh ketua rukun tetangga (RT) Kelurahan Demaan, kata dia, warga yang merasa mengalami perut mual atau pusing dikumpulkan di Masjid Darussalam Kelurahan Demaan, kemudian memanggil petugas kepolisian serta tim medis setempat.
Jumlah korban keracunan sesuai data di posko kesehatan, sebutnya mencapai 58 orang dari berbagai usia dengan keluhan hampir sama, yakni mengalami gejala pusing, mual, sakit perut, muntah dan demam.
Selanjutnya, terangnya dibuatkan posko kesehatan di kelurahan setempat oleh Dinas Kesehatan Jepara bersama Puskesmas setempat untuk memberikan pelayanan pengobatan terhadap warga yang diduga mengalami keracunan makanan.
Selain disediakan 30-an tenaga medis, baik dari DKK maupun Puskesmas juga disediakan lima mobil ambulance. Informasi dari sejumlah korban keracunan massal tersebut, bahwa rata-rata korban memakan makanan jenis "chicken corden blue".
Untuk memastikan penyebab terjadinya keracunan massal tersebut, ujarnya Polsek Jepara Kota bersama Dinas Kesehatan Jepara telah mengambil sampel makanan yang masih tersisa, termasuk jenis makanan yang disebutkan banyak dikonsumsi tamu undangan pesta pernikahan tersebut.
"Nantinya, sampel makanan tersebut akan dilakukan pengujian di laboratorium," katanya.
Baca Juga: Dedaunan di Bandung Membeku Akibat Cuaca Dingin
Jajaran Polsek Jepara Kota yang diterjunkan ke lapangan saat terjadi kasus keracunan, jelasnya langsung bergerak untuk membantu warga, termasuk melakukan pendataan dan pengambilan sisa makanan untuk dilakukan pengujian di laboratorium.
Dari puluhan korban keracunan, sebutnya sebanyak 27 orang diantaranya hanya menjalani rawat jalan, sedangkan 31 orang harus menjalani rawat inap.
Diantaranya, ada yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum RA. Kartini Jepara sebanyak 17 orang dan Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin sebanyak 14 orang.
"Sampai saat ini, kejadian keracunan massal tersebut tidak terdapat korban meninggal dunia dan para korban hanya mengalami gejala pusing, mual, sakit perut, muntah dan demam," ungkapnya. (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung