Suara.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin enggan membayangkan apabila nanti calon presiden Joko Widodo tidak memilihnya sebagai cawapres. Ia tegas masih optimis dengan hasil yang baik.
Cak Imin mengatakan hingga dirinya masih mempertahankan Jokowi - Cak Imin (JoIn). Ia meminta kepada publik untuk menunggu sebab keputusan Jokowi masih jauh dari kata final.
"Jangan bicara nanti, tunggu saja. Pokoknya sampai hari ini kyai-kyai dan kita semua tetap pada JoIn," kata Cak Imin di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Kamis (12/7/2018).
Ia pun membantah bila PKB akan keluar dari koalisi dan kemudian membuat poros ketiga bersama dengan Partai Demokrat dan Partai Golkar.
"Belum ada peluang belum ada skenario. Hanya satu yang sedang kami kembangkan, JoIn," katanya.
Untuk diketahui, Ketua DPP PDI Perjuangan Junimart Girsang sempat membocorkan daftar cawapres dalam kantong Jokowi beberapa waktu lalu. Meski tak membeberkan siapa siapa saja tokoh yang masuk ke dalam daftar, namun Junimart memastikan bahwa tidak ada nama Cak Imin dalam daftar 'kecil' Jokowi.
Cak Imin bisa jadi yang paling terbuka mengumumkan keinginannya menjadi cawapres Jokowi. Itu dia promosikan di berbagai kesempatan.
Bahkan Cak Imin sudah membuat jargon "Join" atau Jokowi - Cak Imin jika memang dipilih Jokowi. Cak Imin juga membuat posko-posko dan membentuk relawan Join. Meski belum tentu dia yang dipilih.
Baca Juga: Klaim Mandat Kyai, PKB Optimis Cak Imin Jadi Cawapres Jokowi
Berita Terkait
-
Negosiasi Senyap, Inalum Siap Kuasai 51 Persen Saham Freeport
-
Zohri Pelari Tercepat Dunia, Jokowi: Modal untuk Asian Games
-
Akuisisi Saham Freeport, Presiden : Jangan Dipikir Mudah
-
Klaim Mandat Kyai, PKB Optimis Cak Imin Jadi Cawapres Jokowi
-
Mau Jadi Cawapres, Cak Imin Buka Isi Pertemuannya dengan Jokowi
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?