Suara.com - Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 menjadi yang pertama kali bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Untuk pileg perdananya ini, PSI mendaftarkan 575 bakal calon legislatif (Bacaleg) RI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (17/7/2018).
Saat pendaftaran, Ketua Umum PSI Grace Natalie bersama sejumlah petinggi partai diterima Komisioner KPU Ilham Saputra. Grace pun langsung menyerahkan berkas bacaleg ke Ilham untuk kemudian dilakukan verifikasi.
"Jadi hari ini kami menyerahkan dokumen dan formulir bacaleg PSI di mana seluruhnya ada 575 bacaleg yang maju dari 80 dapil, artinya 100 persen. Dari seluruh yang maju 65 persen usianya di bawah 45 tahun dan 45 persen terdiri dari perempuan," kata Grace di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
Grace menjamin, dari 575 nama bacaleg yang didaftarkan, mereka tak pernah tersangkut masalah hukum seperti kasus korupsi. Pihaknya pun menyertakan sebuah pakta integritas yang menyatakan bacalegnya bebas dari mantan narapidana perkara rasuah.
"Kemudian kami telah melakukan pengundian nomor urut, kita mendapatkan 20 persen perempuan mendapat urut satu, dan ini penting 100 persen bacaleg PSI tidak ada napi korupsi," tambahnya.
Selain Grace, yang ikut juga dalam rombongan PSI itu adalah Tsamara Amani, Ketua Bapilu PSI Sumardy serta beberapa pengurus lainnya.
KPU membatasi pendaftaran bacaleg untuk semua tingkatan berakhir pada hari ini, Selasa (17/7/2018). Pendaftaran dibatasi sampai pukul 00.00 WIB waktu di masing-masing daerah.
Untuk diketahui, hingga saat ini baru dua partai yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU. Selain PSI sebelumnya sudah ada Nasdem yang mendaftar terlebih dahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?