Suara.com - Seorang warga asing atau bule asal Australia bernama Michael David Sode (47) harus berurusan dengan polisi. Ia ditangkap anggota Polsek Ubud, Gianyar pada 21 Juli 2018 di rumahnya di Banjar Nyuh Kuning, Ubud, Gianyar.
Bule Australia ini diduga telah menganiaya I Made Wena, warga Gianyar pada 6 Juli 2018 di Nyuhkuning Desa Mas, Ubud, Gianyar.
Kanit Reskrim Polsek Ubud, Iptu Bangkit Dananjaya mengatakan, korban melaporkan atas penganiayaan yang dilakukan oleh warga asing ke Polsek Ubud, Gianyar.
Penganiayaan itu berawal saat korban berada di warung makan milik anaknya di Banjar Nyuhkuning Desa Mas, Ubud, Gianyar. Saat korban duduk-duduk dan main handpone, tiba-tiba ada tiga ekor anjing dan kencing di sofa warung tersebut.
Awalnya, korban mengaku tidak kenal dengan pelaku dan hanya tahu namanya Michael. Korban dan pelaku sempat mendiskusikan masalah tersebut.
Dan pelaku sempat menyarankan agar korban memberi pembersih ke sofa yang dikencingi anjing milik warga Australia tersebut. Saat korban masih berbicara ada anjing milik pelaku lagi yang kencing juga di sofa.
Saat itu korban mengangkat sofa dan berusaha untuk memukul anjing tersebut. Namun sebelum memukul anjing itu, bule yang bekerja sebagai konsultan itu tiba-tiba memukul korban. Hingga korban mengalami luka di bibir.
"Awalnya kami mendatangi TKP dan memeriksa saksi-saksi dan korban. Dan akhirnya melakukan penangkapan terhadap pelaku," kata Bangkit di Gianyar, Rabu (25/7/2018).
Saat ditangkap, bule Australia itu tidak melakukan perlawanan.
"Pelaku telah melanggar pasal 351 KUHP ancaman hukumanya 2 tahun 8 bulan penjara," ucap Bangkit. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029