Suara.com - Mayat bocah perempuan ditemukan warga di Kali Bekasi, tepatnya di Bendung Bekasi, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/7/2018).
Menurut informasi kepolisian, Ipda Jonner Situngkir dari Polsek Bekasi Timur, awal penemuan mayat kali pertama oleh warga yang tengah memancing.
Mayat itu kemudian ditarik ke pinggir kali agar tidak hanyut. Warga lantas memberitahukan perihal penemuan mayat itu kepada penjaga pintu air bernama Asep dan Lukman. Mereka kemudian menutup pintu air supaya korban tidak hanyut.
Sejam kemudian, polisi datang ke TKP bersama Tim Identifikasi untuk mengevakuasi korban yang masih belum diangkat dari Kali Bekasi.
"Dari tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk divisum, agar penyebab meninggalnya diketahui," ujarnya.
Ciri-ciri korban antara lain mengenakan kaus bergambar dengan warna dominan merah jambu dan celana berwarna merah. Diduga, korban tewas karena tidak bisa berenang.
"Bagi masyarakat yang merasa kehilangan putri tercinta berusia 8 tahun, silakan hubungi Polsek Bekasi Timur atau RSUD Kota Bekasi," tandas Jonner. [Yakub]
Berita Terkait
-
Posesif, B Bunuh Lelaki yang Jalan Bareng Mantan Kekasih
-
FPI Demo Minta Polisi Bebaskan Penyebar Hoaks Perang Salib
-
Akibat Cinta Segitiga, Harwalis Tewas Dibunuh saat Temani Putri
-
Waspada! Permen Narkoba Rp 300 Ribu Perbungkus Beredar di Bekasi
-
Bom Molotov, Mardani Ali Sera Akan Diperiksa Polisi Pekan Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan