Suara.com - Pabrik tempe di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat tidak keberatan berhenti beroperasi selama gelaran Asian Games 2018. Namun mereka meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membiayai kehidupan keluarga dan sekolah anak-anak pengrajin tempe dekat Kali Item atau Kali Sentiong.
Sasuri (50) salah seorang pemilik pabrik tempe di RT 06, RW 01, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat menjelaskan jika pabrik tempe berhenti beroperasi, maka para karyawan dan pemilik tidak ada pemasukan untuk hidup. Mereka akan rugi sampai Rp 1 juta tiap harinya.
Maka itu, Pemprov DKI Jakarta harus menanggung biaya hidup mereka selama sebulan berhenti beroperasi.
"Silakan aja kalau mau ditutup, yang penting anak istri saya ditanggung," tutur Sasuri, lelaki asal Pekalongan itu yang mengaku sudah memggeluti usaha tersebut selama 25 tahun.
Sasuri bercerita, dalam sehari dia memperoduksi 150 kilogram kedelai untuk dijadikan tempe. Dari modal Rp 2 juta, dia bisa untung Rp 1 juta saban hari.
"Ya kurang lebih sehari bisa untung satu jutaan," tandasnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta pabrik tahu dan tempe rumahan yang ada di sekitar aliran Kali Sentiong (Kali Item) berhenti beroperasi selama perhelatan akbar Asian Games 2018 berlangsung. Pasalnya, limbah pabrik disinyalir sebagai penyebab baunya Kali Sentiong (Kali Item) yang berada di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Muhamad Yasir).
Berita Terkait
-
PSSI Tunggu Saat Tepat Umumkan Skuat Timnas U-23 Asian Games
-
Grafiti AG2018 Dikritik, Sandiaga: Pletat-pletot Gue Gak Peduli
-
Polusi Udara Jakarta Terburuk Sedunia, Anies: Semua Ikut Nyumbang
-
Kali Item Ternyata Bukan Dikasih Cairan Pewangi, Tapi...
-
Promosi Asian Games, Jokowi Jalan Sehat dengan Ratusan Ribu Warga
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?